Kamis, 19 Mei 2016

Liburan = Positive Atau Negative?


Liburan adalah hal yang paling di tunggu-tunggu oleh setiap orang, terutama para pelajar. Setelah berbulan-bulan bersibaku dengan buku-buku dan segudang aktifitas sekolah yang pastinya membuat rasa jenuh semakin menggila apabila di lakukan terus-menerus.

Nah, liburan lah waktu yang paling tepat untuk menyegarkan kembali otak yang jenuh dan raga yang sudah lelah. Namun, waktu liburan yang relative panjang, membuat kita bingung untuk beraktifitas dengan menggunakan waktu yang sebaik-baiknya.Kadang kala kita merasa jenuh dengan waktu yang sekolah berikan karena terlalu panjang , contohnya liburan Hari Raya Idul Fitri.

 Sebenarnya waktu yang kosong itu bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya seperti membantu orang tua bekerja, mencari pekerjaan sementara liburan, atau mengeksplor hobby yang kita sukai seperti membuat kue, puisi, cerpen, lagu, novel, bermain bola, bermain band dan lain sebagainya yang tentunya akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat daripada hanya berdiam diri di rumah tanpa melakukan aktifitas apapun.

Namun, ada kalanya sebagian pelajar hanya menghabiskan waktu dengan berleha-leha sekedar bersantai atau bahkan berhura-hura seperti belanja di mall, pergi ke tempat karaoke, pesta tidak jelas, atau bahkan datang ke tempat yang tidak layak seperti klub malam atau ke tempat balapan liar, yang tentu saja bukannya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat malah membuat kantong semakin tipis, bahkan bisa menimbulkan masalah baru seperti kartu creadit limit, kecelakaan, perampokan, atau hal-hal yang tidak di inginkan lainnya.

Sebagai pelajar yang bijak, tentunya kita harus pandai untuk memilih aktifitas mana yang pantas untuk di lakukan atau tidak. Dan apabila telah memilih tentunya kita pun harus siap dengan resiko yang nantinya akan kita terima. Banyak sekali contoh kasus atau peristiwa yang terjadi selama liburan baik itu positif maupun negative.

Dalam segi positif contohnya banyak anak yang menghasilkan karya, dapat menghasilkan uang bahkan sampai ada yang menghasilkan prestasi karena aktifitas yang di lakukannya selama liburan.

 Dalam segi negative pun tentu tak kalah banyak seperti kasus pencopetan, tabrakan, tindakan pelecehan di klub malam, atau bahkan pemerkosaan yang menimbulkan dampak merugikan dalam waktu panjang, belum lagi orang-orang yang menjadi korban biasanya akan mengalami trauma yang mendalam, serta dampak yang di timbulkan pun bisa meluas ke beberapa hal seperti materi, perkembangan psiskis, serta keluarga yang mengalaminya pun pasti ikut terkena dampak.

Untuk menjauhkan dari hal-hal tersebut, tentunya banyak cara yang bisakita lakukan seperti pilihlah tempat wisata yang nyaman serta aman, berliburlah dengan keluarga, apabila tidak bisa berliburlah dengan teman atau orang yang kita kenal baik dan terpercaya.

 Agar lebih memudahkan sebaiknya, sebaiknya kita membuat planning atau perencanaan yang matang sebelum berlibur, sehingga kita dapat memilih aktifitas atau tempat mana yang akan kita lakukan atau kunjungi. Liburan positif atau negative, tentunya ada di tangan kita, dan kita yang menjalankan. Maka jalanilah liburan dengan sebaik-baiknya karena waktu tak bisa di ulang.

0 komentar:

Posting Komentar